Facebook Twitter
formats

SOSOK KIAI SABAR DAN MENGAYOMI

Published on March 23, 2016 by in Uncategorized

yaiKH. Badruddin Anwar
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II al-Murtadlo

Terpancar dari air muka beliau, ketenangan hati dan kesabaran. Beliau tampak begitu tawaduk dan bersahaja. Di usianya yang cukup sepuh (73 tahun), beliau memangku pesantren besar berusia 37 tahun bernama An-Nur al-Murtadlo (An-Nur II) yang terletak di Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang, dengan dibantu oleh saudara dan putra-putranya.
Mendirikan Pesantren
Ada cerita menarik di awal-awal beliau hendak mendirikan pesantren Annur II. Menurut penuturannya, saat itu tidak jauh dari lokasi An-Nur I, terdapat lahan kosong yang lumayan luas. Namun lahan ini dipenuhi dengan tumbuhan liar dan konstruksi tanah yang bergelombang dan becek. Akhirnya beliau punya ide untuk menggelar kompetisi layang-layang yang saat itu sangat bergengsi. Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh warga setempat saja, tapi pesertanya juga berasal dari luar Malang, seperti Surabaya, Sidoarjo, Lumajang, dan Blitar. Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

SISI LAIN BIRRUL WALIDAYN

Published on March 23, 2016 by in Kajian

odohONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA, Rasul saw bersabda :
رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ
Keridhoaan Allah itu tergantung pada keridhoan orang tua, dan murka Allah itu tergantung pada murka orang tua”. ( HR At-Tirmidzi. Dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim)

Catatan Alvers

Allah dan Rasul-Nya menempatkan orang tua pada posisi yang sangat istimewa, sehingga berbuat baik pada keduanya akan mendatangkan keridloanNya. Seorang anak dituntut untuk mengingat betapa besar jasa dan perjuangan seorang ibu dalam mengandung, menyusui, merawat dan mendidiknya. Kemudian bapak, Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

DAHSYATNYA DZIKIR

Published on March 23, 2016 by in Kajian

odohONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Busr RA :
أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ الْإسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ ، فَأَنْبِئْنِيْ مِنْهَا بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ ؟ قَالَ : لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ عز وجل
Ada seorang Badui datang kepada Nabi saw kemudian berkata, ‘Wahai Rasulallah, sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak pada kami. Beritahukanlah kepada kami sesuatu yang kami bisa berpegang teguh kepadanya ?’ Nabi saw bersabda: “Hendaklah lidahmu senantiasa basah sebab dzikir kepada Allah yang maha mulia” [HR Ibnu Majah, Dishahihkan oleh adz-Dzahabi].

Catatan Alvers

Dalam hadits tersebut, Rasul saw menganjurkan untuk melanggengkan dzikir dan memperbanyak mengingat Allah. Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
© The Excellent Islamic Boarding School
credit