Facebook Twitter
formats

Hakekat Idul Fitri

Published on July 20, 2015 by in Uncategorized

id1 Idul Fitri dapat dimaknai melalui dua pendekatan. Pertama, dengan meng-gunakan pendekatan etimologis. Berdasarkan arti katanya, Idul Fitri berarti kembali berbuka (futur), dan kepada fitrah (kesucian). Makna pertama, dikaitkan dengan puasa. Selama bulan Ramadhan kaum muslimin diwajibkan untuk mengubah pola hidup, dan berbeda deari bulan-bulan sebelumnya, yakni untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman di siang hari (termasuk hubungan seksual suami istri). Saat satu Syawal (Idul Fitri), larangan itu dicabut, dan dikembalikan (‘ied) kepada kebiasaan semula, boleh berbuka (futur). Sedangkan makna yang kedua, kembali (‘ied) kepada fitrah (fitri). Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

Pahala Silaturrahim

Published on July 20, 2015 by in Uncategorized

20150715225321kecil)Abu Awfa, seorang sahabat Rasul meriwayatkan : Ketika itu kami berkumpul dengan Rasulullah SAW. Tiba-tiba beliau bersabda,

لا يحل لرجل أمسى قاطع رحم إلا قام عنا

“Jangan duduk bersamaku orang yang sore ini memutuskan tali Silaturahim”.

Setelah itu ada seorang pemuda berdiri dan meninggalkan majelis Rasul. Rupanya sudah lama ia memendam permusuhan dengan bibinya. Ia segera meminta maaf kepada bibinya tersebut, dan bibinya pun memaafkannya. Ia pun kembali ke majelis Rasulullah SAW dengan hati yang lapang. Rasulpun berkata kepadanya:

اجلس ، فقد أحسنت ، إلا أنها لا تنزل الرحمة على قوم فيهم قاطع رحم

Duduklah, kau telah berbuat kebaikan, ingat sesungguhnya tidaklah turun rahmat Allah kepada kaum yang didalamnya terdapat orang yang memutuskan tali silaturrahim (HR Baihaqi)

Dari sini bisa kita ketahui betapa Rasul tidak mentolelir sekecil apapun perbuatan memutuskan silaturrahim. Sebaliknya Rasul sangat mendorong, memotivasi kita untuk bersilaturrahim dalam arti yang hakiki. Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

Puasa Sia-Sia

Published on June 22, 2015 by in Kajian

sia2Sebutlah namanya Si Sho’im, Dia mau bepergian ke Surabaya dengan kereta api. Dengan tergesa-gesa me-ngejar waktu keberangkatan kereta api, dia naik mikrolet dari jalan seberang rumah nya. Dengan  lari tergesa-gesa ia menyeberang jalan menuju mikrolet yang ia tunggu-tunggu. Di terminal ia pindah mikrolet jalur lain dengan lari-lari kecil sambil ber cucuran keringat di bawah terik matahari yang menyengat. Sesampai-nya di depan stasiun ia melompat turun dari mikrolet sambil berlari menuju stasiun dengan beberapa kalimelihat jam ditangannya. Namun se-sampainya disana, ternyata kereta terakhir hari itu tujuan surabaya sudah berangkat. Iapun kecewa, marah dan kesal karena usahanya sia-sia. Bagai-mana kalau itu terjadi pada diri anda? Tentu anda juga kecewa khan?

 

Itulah perumpamaan orang yang ber puasa namun puasanya sia-sia, mena-han lapar dan dahaga sebulan penuh, mulut kering, perut maag, kepala pusing, akan tetapi tidak mendapatkan balasan apapun dari Allah swt. Rasul SAW bersabda, : Read more…

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
© The Excellent Islamic Boarding School
credit